Rabu, 28 Desember 2011

tugas softskill 4 seandainya saya menjadi guru di pelosok indonesia

Suku Arfak adalah Masyarakat Pegunungan Arfak yang tinggal di sekitar kota Manokwari, Provinsi Papua Barat

Masyarakat Arfak adalah komunitas asli terbesar di kabupaten Manokwari, sebagian besar berdiam di bagian tengah kepala burung pulau papua. Suku Besar Arfak terdiri dari beberapa sub suku yaitu, Suogb, Hatam dan Meyah yang memiliki adat dan budaya yang sama namun berbeda bahasa. Uniknya adalah walaupun berbeda bahasa, masyarakat sub suku dapat saling mengerti dan berkomunikasi langsung.
Kampung-kampung orang Arfak terletak di sekitar Kawasan Cagar Alam Pegunungan Arfak. Luas Cagar Alam Pegunungan Arfak mencapai 68.325 Ha. Dalam kawasan ini dapat dijumpai 333 Jenis Burung, 4 jenis diantaranya adalah endemik Pegunungan Arfak, 110 jenis mamalia dan juga merupakan pusat keanekaragaman kupu-kupu sayap burung Ornithopera Sp.

Secara tradisional orang atau suku Arfak tinggal di rumah tertutup yang hanya memiliki dua pintu, depan dan belakang tanpa jendela. Bentuknya unik, dibangun dengan konstruksi rumah panggung yang seluruhnya terbuat dari bahan kayu dan rumput ilalang sebagai atap. Mod Aki Aksa atau Igkojei adalah nama asli rumah tradisional suku besar Arfak; tiang penyangga ini begitu banyak sehingga orang awam menyebutnya Rumah Kaki Seribu. Saat ini populasinya semakin berkurang dan hanya bisa ditemui di kampung-kampung, pinggiran distrik pedalaman di bagian tengah Pegunungan Arfak.

saya di sini mengajar tentang MATEMATIKA dasar yaitu tentang PERTAMBAHAN,PENGURANGAN, PERKALIAN dan PEMBAGIAN yang terbagi menjadi 4 garis besar dan setiap sebulan sekali ulangan .

hambatan saya di sini adalah tentang minimnya semangat anak-anak oleh karena itu saya harus lebih semangat mengajarnya agar anak-anak tahu betapa pentingnya matematika

harapan saya semoga anak-anak lebih lebih pintar dalam hitung menghitung, dan untuk orang tua semoga memberi semangat lebih agar anak meraka lebih terdorong semangatnya untuk belajar matematika dan untuk saya semoga ilmu yang saya ajarkan dapat di terima oleh hati dan pikiran yang bersih agar ilmu yang saya ajarkan berguna di masa depan nanti.

sumber :
http://siswa.univpancasila.ac.id/pesona/2010/11/25/suku-arfak/
http://aci.detik.travel/readfoto/2010/10/31/140238/1480662/1002/1/suku-arfak

Kamis, 10 November 2011

tugas softskill "KEBUDAYAAN KULINER SPANYOL"

SPAIN
ASSALAMUALAIKUM WR.WB

SPAIN adalah salah satu negara maju di benua eropa yang memiliki banyak kebudayaan di sini saya akan membahas sedikit tentang kebudayaan kuliner dari SPAIN


Chorizo
Chorizo adalah semacam sosis babi yang berasal Semenanjung Iberia.
Namanya kadang salah dieja menjadi "choritso", sosis ini biasanya sangat segar, sehingga harus dimasak sebelum dimakan, tapi di daratan Eropa sosis ini kadang merupakan hasil fermentasi dan dijemur dan diasapi , sehingga dapat dipotong dan dimakana langsung. Chorizo Spanyol dan Chouriço Portugis sangat terkenal dikarenakan proses pengasapannya dan warnanya yang merah terang karena paprika.

Fabada Asturiana

Fabada Asturiana adalah makanan utama di kawasan Asturias, Spanyol. Makanan ini adalah sejenis kacang yang dijadikan semacam bubur dan biasanya dimasak dengan daging babi dan sosis babi. Makanan ini lalu dimakan dengan roti dan disertai minuman cider apel. Karenan makanan ini agak berat, maka biasanya dihidangkan pada saat makan siang.

Gazpacho

Sup Gazpacho, atau biasanya dipanggil gazpacho, paling dingin, Gazpacho merupakan makanan utama yang berasal dari wilayah Andalusia, Spanyol bagian selatan.
Gazpacho biasanya terbuat dari roti, bawang putih, minyak zaitun, garam, dan vinegar-sup roti dingin.

Paella

Paella (dibaca 'paeiya') adalah makanan asal di Spanyol berupa nasi yang diberi bumbu rempah dan diberi campuran hasil laut (udang atau kerang). Makanan ini berasal dari wilayah Valencia dan disajikan terutama pada hari Minggu dan perayaan Falles.


KESIMPULAN
Masakan Spanyol terdiri dari berbagai jenis masakan yang bersal dari berbagai perbedaan geografis, budaya dan iklim. Masakan Spanyol banyak dipengaruhi oleh makanan laut. Sejarah panjang Spanyol dengan banyak pengaruh budaya menyebabkan adanya masakan unik dengan ribuan resep dan rasa.


TUGAS SOFTSKILLS KULINER INDONESIA "SOTO KUDUS"

KULINER SOTO KUDUS
Soto kudus adalah salah satu makanan khas yang berasal dari Indonesia , soto kudus berasal dari daerah kudus , jawa tengah . biasanya Soto Kudus dalam penyajiannya memiliki tradisi dihidangkan dalam mangkuk kecil untuk satu porsi soto dan di dalamnya di isi dengan berbagai macam jenis rempah . isi dari soto kudus itu sendiri : tauge dengan  akarnya dibuang , siuran ayam kampung , bawang merah dan putih , dan biasanya di tambah dengan telur dan makanan lainnya. Hidangan soto Kudus tidak hanya dapat ditemukan di Kudus, saat ini juga dapat ditemui di berbagai kota di Indonesia.



















Bahan:
  • 1 ekor ayam kampung
  • 100 gram tauge, dibuang akarnya & dicuci bersih
  • 2 batang daun seledri, diiris halus
  • 2 batang daun bawang, diiris halus
  • 5 butir bawang merah
  • 10 siung bawang putih
  • 50 gram bawang goreng
  • 5 butir kemiri
  • 4 cm jahe
  • 2 lembar daun salam
  • 4 cm lengkuas/laos, dimemarkan
  • 1 sdt bumbu penyedap
  • 1 jeruk nipis, diambil airnya
  • Garam dan merica secukupnya

Cara Membuat:
  • Siapkan air di dalam panci besar.  Masukkan ayam kampung, daun salam dan lengkuas di dalam panci, rebus sampai matang dan empuk.
  • Angkat ayam yang sudah empuk, tiriskan.   Suwir-suwir daging ayam, sisihkan. 
  • Pisahkan kaldu ayam sebanyak 2 liter, jika kurang tambahkan air matang.
  • Cincang kasar bawang merah dan putih.  Kemiri dihaluskan.  Jahe dimemarkan, lalu dibakar sebentar.
  • Panaskan 2 sdm minyak lalu tumis bawang merah, bawang putih, kemiri dan jahe sampai harum.  Masukkan tumisan bumbu ke dalam kaldu ayam yang sudah dipisahkan.  Tambahkan bumbu penyedap, garam dan merica secukupnya dan didihkan di atas api sedang.  Setelah mendidih, angkat.
Cara Menghidangkan:
  • Siapkan mangkuk cekung, masukkan daging ayam, tauge, bawang merah, daun bawang, daun seledri dan perasan jeruk nipis.
  • Terakhir, tuangkan kaldunya.
  • Hidangkan selagi panas dengan sambal kecap
  •  Untuk 4-6 orang.